Tupoksi

Bagian Bina Mental dan Kerohanian mempunyai tugas:

a.      melaksanakan sebagian tugas Sekretaris Daerah dalam hal koordinasi teknis penyusunan, pembahasan, pengkajian dan evaluasi pelaksanaan pembinaan mental, keagamaan dan pemberian bantuan sarana dan prasarana keagamaan;

b.      melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat sesuai dengan bidang tugasnya.

           

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud, Bagian  Bina Mental dan Kerohanian mempunyai fungsi:

a.      penyusunan bahan rumusan kebijakan pemberian bantuan kegiatan pembinaan mental dan sarana keagamaan;

b.      pelaksanaan koordinasi teknis dengan institusi lainnya di bidang bina mental dan agama;

c.      pelaksanaan perumusan kebijakan teknis pemberian bantuan sarana keagamaan dari Pemerintah Pusat, Provinsi, Daerah, dan institusi lainnya ;

d.      pelaksanaan monitoring dan evaluasi bidang sarana keagamaan dan bantuan pembinaan mental;

e.      pelaksanaan pembinaan admisnistrasi bidang mental dan agama.

 

Bagian Bina Mental dan Kerohanian membawahi:

a.      Sub Bagian Bina Mental;

b.      Sub Bagian Keagamaan;

c.      Sub Bagian Sarana dan Prasarana Keagamaan.

 

Sub Bagian Bina Mental mempunyai tugas:

a.      menyusun program kerja Sub Bagian Bina Mental untuk acuan pelaksanaan tugas;

b.      menyusun bahan rumusan  kebijakan dalam  pemberian bantuan kegiatan pembinaan mental;

c.      melaksanakan koordinasi teknis dengan institusi  lain dalam bidang pembinaan mental;

d.      melaksanakan monitoring dan evaluasi bidang bantuan pembinaan mental;

e.      melaksanakan tugas-tugas lain yang di berikan oleh Kepala Bagian Bina Mental dan Kerohanian sesuai dengan bidang tugasnya. 

 

Sub Bagian Keagamaan mempunyai tugas:

a.      menyusun program kerja Sub Bagian Keagamaan untuk acuan  pelaksanaan tugas; 

b.      mengumpulkan dan menginventarisasi data tentang lembaga-lembaga keagamanaan, kegiatan keagamaan, dan kehidupan beragama;

c.      mengumpulkan data sebagai bahan pertimbangan yang berhubungan dengan kegiatan keagamaan dan kehidupan beragama;

d.      mengumpulkan bahan koordinasi dalam rangka penyelenggaraan pembinaan kehidupan beragama;

e.      menyusun pedoman/petunjuk tentang tata cara pembinaan dan pengembangan agama serta peningkatan kehidupan beragama;

f.        melaksanakan tugas-tugas lain yang di berikan oleh Kepala Bagian Bina Mental dan Kerohanian sesuai dengan bidang tugasnya.

 

 

Sub Bagian Sarana dan Prasarana Keagamaan mempunyai   tugas:

a.      menyusun program kerja Sub Bagian Sarana dan Prasarana Keagamaan untuk acuan pelaksanaan tugas;

b.      menyusun  pedoman pengembangan sarana peribadatan;

c.      menyusun rekomendasi permohonan bantuan terhadap usulan masyarakat di bidang sarana peribadatan dan pendidikan agama;

d.      mengumpulkan dan menginventarisasi data tentang sarana peribadatan dan sarana pendidikan agama;

e.      mengumpulkan data sebagai bahan pertimbangan yang berhubungan dengan permasalahan sarana peribadatan dan sarana pendidikan agama;

f.        menganalisa usulan permintaan bantuan sarana peribadatan dan sarana pendidikan agama oleh masyarakat;

g.      menyusun laporan tentang keadaan sarana peribadatan dan sarana pendidikan agama;

h.      melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bagian Bina Mental dan Kerohanian sesuai dengan bidang tugasnya.

 

 


Last Update:05-04-2011 14:29